judi bola resmi

Ikan Salai Khas Sumsel: Cara Membuat, Jenis hingga Kelebihannya

Ikan Salai Khas Sumsel

Palembang – Ikan salai merupakan salah satu ikan asap tradisional Indoensia, kuliner lokal khas Sumatera Selatan (Sumsel), Ikan ini dapat diolah menjadi pindang, gulai dan lain sebagainya.

Baca Juga: Salt and Pepper: Gurih Renyah! Gorenan Khas Taiwan Hidden Gem di Jakarta

Dikutip dari laman resmi Stekom, menurut sejarahnya, dahulu di sungai Sumatera Selatan terutama Sungai Lematang dan Sungai Batang Enim, banyak ikan baung dan sebagainya. Ada banyak ikan sehingga para tetua tidak bisa membuang ikan yang ditangkap dan akhirnya diasap agar bisa betahan lama.

Ikan yang Dapat Diolah Menjadi Ikan Salai

1. Ikan Baung

Baung merupakan ikan air tawar yang bisa hidup dari perairan di muana sungai sampai ke bagian hulu. Bahkan di Sungai Musi (Sumatera Selatan), Ikan ini bisa ditemukan sampai ke muara sungai di daerah pasang surut yang berair sedikit payau.

2. Ikan Patin

Dilansir dari laman Kabupaten Buleleng, ikan ini merupakan ikan asli perairan Indonesia yang sudah berhasil didomestikasi. Ada banyak jenis ikan pating di Indonesia.

Ikan ini memiliki tekstur daging yang lembut dan gurih. Selain itu seluruh bagian dari ikan dapat diolah. Salah satunya dapat dijadikan sebagai ikan salai.

3. Ikan Seluang

Seluang (Rasbora argyrotaenia) merupakan salah satu spesies ikan yang terdapat di sungai Musi Sumatera Selatan. Ikan ini tergolong kecil dengan panjang tubuh maksimal 13 cm, dan bentuk tubuhnya yang pipih ikan ini juga dapat diolah menjadi ikan salai dan lain lain.

4.Ikan Gabus

Selanjutnya adalah ikan gabus yang memiliki bentuk pipih dengan beberapa corak berbentuk bulatan pada tubuhnya. Ikan gabus memiliki struktur daging yang empuk sehingga tidak perlu menghatirkan pecernaan. Cocok juga diolah untuk dijadikan sebagai ikan salai.

5. Ikan Lele

Selanjutnya yang dapat diolah menjadi  salai adalah lele. Ikan ini memiliki ciri fisik tubuh yang licin, panjang, tidak memiliki sisik dan kepalanya yang berulang keras di bagian atas.

Lele juga memiliki tekstur daging yang halus dan lembut. Cocok untuk berbagai hidangan.

Kelebihan dan Kekurangan Ikan Salai

Dilansir laman Stekom, kelebihan utama dari ikan salai adalah awet lebih lama. Ikan ini bisa tahan berminggu-minggu dan tetap bisa dikonsumsi.

Kelebihan lainnya adalah pembuat dapat menambahkan rasa lain sesuai yang diinginkannya. Selain itu, tekstur lembut juga didapatkan dengan mudah bahkan membuat warna ikan lebih mencolok.

Keluarganya yaitu bakteri tetap ada sehingga perlu diolah lebih lanjut, walaupun pada kenyataannya pengasapan diharapkan dapat menjadi penghambat bakteri.

Lalu, Gizi di dalam ikan salai menurun. Diantaranya vitamin dan protein.

Itulah informasi mengenai ikan salai khas Sumatera Selatan. Semoga artikel ini bermanfaat ya!.

mahjong slot